Zakat Atas Pinjaman

0

Pertanyaan:

Atas keagungan Allah dan petunjukNya, saya bekerja selama dua puluh tahun, dan saya menabung sejumlah uang. Saya meminjamkan kepada kerabatku sejumlah untuk untuk jangka waktu tertentu dan waktu berlalu dan saya tidak berharap dikembalikan. Jumlah kedua saya pinjamkan kepada kerabat yang lain untuk melakukan usaha, namun tahun-tahun telah berlalu dan dia tidak melakukan apa-apa dengannya. Jumlah yang ketiga berada di tanganku.

Apa hukumnya mengenai zakat pada jumlah uang yang tidak dikembalikan, jumlah yang diberikan untuk tujuan usaha namun tidak digunakan, dan jumlah uang yang menjadi milik pribadiku? Berilah petunjuk kepada kami, semoga Allah memberikan petunjuk kepada anda.

Jawaban:

Anda haru membayar zakat pada jumlah yang ada bersama anda demikian juga dengan jumlah yang berada bersama kerabat anda untuk usaha namun tidak digunakan kapapun ia mencapai satu tahun, kecuali jika kerabat anda telah menghabiskan uang yang anda berikan kepadanya untuk kebutuhan pribadi dan tidak dapat mengembalikannya.

Dalam hal ini tidak ada kewajiban zakat atasnya sampai dikembalikan kepada anda dan setelah mencapai satu tahun dalam kepemilikan anda. Adapun uang yang berada pada kerabat anda yang pertama, hal ini membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

– Jika ia memiliki harta dan dapat membayar anda kembali, anda harus membayar zakat atas uang tersebut kapapun mencapai haulnya. Tidak mengapa menunda Zakat sampai dia membayar anda dan membayarkan seluruh waktu yang telah berlalu, namun lebih aman dan lebih baik anda membayarnya setiap tahun sebagai kehati-hatian terhadap kelalaian atau kematian.

– Jika dia tidak dapat membayar anda kembali, atau dia dapat namun terus-menerus menunda atau menolak untuk membayar, tidak wajib atasmu membayarkan zakat munurut pendapat yang benar dari dua pendapat para ulama, sampai dia membayar anda kembali dan genap satu tahun dalam kepemelikan anda. Zakat dimaksudkan sebagai penghiburan (bagi orang miskin) dan penghiburan ini tidak wajib atas harta yang anda tidak yakin apakan anda akan mendapatkannya. (Majmu’ al-Fatawa Abdul Aziz bin Baz, juz 14 hal. 42)

Sumber; Abdul Aziz bin Baz; Zakat; Maktabah Roudotul Muhibbin; www.islamhouse.com

 

Leave A Reply