YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT

0

Zakat adalah hak Allah, dan seseorang tidak boleh lebih memilih orang yang tidak memiliki hak terhadapnya atas orang lain. Seseorang tidak boleh mencoba mengambil manfaat dengan cara apapun darinya, tidak juga ia gunakan untuk menghindari kerugian pribadi. Dia tidak boleh berusaha melindungi hartanya melaluinya, juga tidak boleh menghindari kesalahan. Bahkan, apa yang wajib adalah bahwa setiap Muslim mengeluarkan Zakat kepada orang-orang yang memiliki hak atasnya dan pantas menerimanya dan dan tidak untuk motif-motif tersembunyi. Dia harus melaksanakannya dengan senang dan ikhlas kepada Allah agar dia tidak dimintai pertanggungjawaban atasnya dan mendapatkan pahala yang banyak.

Allah menjelaskan dalam Kitab-Nya yang mulia kelompok orang-orang yang berhak atas Zakat. Allah berfirman:

”Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, penguruspengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS AtTaubah [9] : 60)

Allah mengingatkan hamba-hamba-Nya dengan mengakhiri ayat ini dengan dua nama Allah, bahwa Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya; Dia mengetahui siapa yang benar-benar berhak mendapatkan Zakat dan siapa yang tidak. Dia Maha Bijaksana dalam syariat-Nya. Kehendak, dan Tindakan-Nya. Dia tidak melakukan sesuatu kecuali dengan cara yang benar-benar sesuai, meskipun bila sebagian rahasia hikmah-Nya tidak diketahui oleh sebagian orang. Di dalamnya, hamba-hamba-Nya mendapatkan ketenangan dalam syariat-Nya dan juga berserah diri pada hikamah (ketentuan)-Nya.

Kami memohon kepada Allah untuk menganugerahi kami dan kaum muslimin taufiq dalam agama-Nya, dan kebenaran dalam hubungan kami dengan-Nya, dan kami berlomba kepada apa yang membuat-Nya ridha, dan agar Dia menyelamatkan kami dari perkara-perkara yang mendatangkan murka-Nya; Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Dekat.

Dan semoga shalwat dan salam-Nya tercurah kepada hamba dan rasul-Nya, Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya.

Dikutip dari: Abdul Aziz bin Baz; Zakat; Maktabah Roudotul Muhibbin; www.islamhouse.com

 

Leave A Reply