Wanita Keluar Rumah Dengan Memakai Parfum Sehingga Menggoda Laki-laki

Design A Home Library
0

Inilah  kebiasaan yang menjadi  fenomena umum di kalangan wanita. Keluar rumah dengan menggunakan parfum  yang wanginya menjelajahi segala ruang. Sesuatu yang menjadikan laki-laki lebih tergoda karena umpan wewangian yang menghampirinya.

Rasulullah saw amat keras memperingatkan masalah tersebut. Nabi saw bersabda:

Perempuan manapun yang menggunakan parfum, kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium bau wanginya, maka dia adalah seorang penzina.[1]

Sebagian wanita melalaikan dan meremehkan masalah ini, sehingga dengan sembarangan mereka memakai parfum. Tak peduli di sampingnya ada sopir, pedagang, satpam atau orang lain yang tak mustahil akan tergoda.

Dalam masalah ini, syariiat islam amat keras. Perempuan yang telah terlanjur memakai parfum, jika hendak keluar rumah ia diwajibkan mandi terlebih dahulu seperti mandi janabat, meskipun tujuan keluarnya ke masjid.

Rasulullah saw bersabda:

Perempuan manapun yang memakai parfum, kemudian keluar ke masjid,, (dengan tujuan) agar wanginya tercium orang lain, maka shalatnya  tidak diterima sehingga ia mandi sebagaimana mandi jinabat.[2]

Setelah  berbagai peringatan kita sampaikan, akhirnya kita hanya  bisa mengadu, kepada Allah ta’ala tentang para wanita yang memakai parfum dalam pesta dan berbagai pertemuan yang diselenggrakan. Bahkan parfum yang wanginya menyengat hidung itu tak saja digunakan dalam waktu-waktu khusus, tetapi mereka gunakan di pasar-pasar, di kendaraan-kendaraan, dan di pertemuan-pertemuan umum, hingga di masjid-masjid pada malam-malam di bulan suci Ramadhan.

Syariat islam memberikan batasan,, bahwa parfum wanita muslimah adalah yang tampak warnanya dan tidak keras semerbak wanginya. Kita memohon kepada Allah ta’ala, semoga Dia tidak murka kepada kita dan semoga Dia tidak menghukum orang-orang shaleh baik laki-laki maupun perempuan, dengan sebab dosa orang-orang yang jahil (bodoh) dan semoga Dia menunjuki kita semua ke jalan yang lurus.

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah; www.islamhouse.com

[1] Hadits riwayat Ahmad; 4/418, Shahihul Jami’ 105.

[2] Hadits riwayat Ahmad; 2/444, Shahihul Jami’ 2073.

Leave A Reply