Wajib Ditolak

0

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Barangsiapa yang mengada-adakan dalam perkara – agama -kita ini akan sesuatu yang semestinya tidak termasuk dalam agama itu, maka hal itu wajib ditolak.”(Muttafaq ‘alaih)

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Barangsiapa yang mengamalkan sesuatu amalan yang atasnya itu tidak ada perintah kami – maksudnya perintah agama, maka amalan itu wajib ditolak.”

 

Keterangan:

 

Wajib ditolak, artinya samasekali tidak boleh diterima, karena merupakan hal yang bathil, sebab memang tidak termasuk urusan agama, tetapi diada-adakan sendiri oleh manusia.

Hadis ini menunjukkan bahwa sesuatu yang tidak diberi keterangan oleh Allah dan Rasul-Nya, lalu diada-adakan itu wajib tidak kita terima atau wajib kita tolak mentah-mentah.

Ini apabila bersangkutan dalam soal peribadatan. Kalau dalam urusan keduniaan, maka Nabi s.a.w. sendiri telah memberi kebebasan untuk mengikhtiarkan mana yang terbaik dalam anggapan kita, asalkan tidak melanggar hal-hal yang diharamkan oleh Allah.

Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda:

“Engkau sekalian adalah lebih mengerti tentang urusan duniamu.”

Dikutip dari: Riyadus Shalihin-Taman 0rang-orang Shalih; Imam Nawawi.

 

Leave A Reply