Tujuan Penulisan Kitab Adhwaul Bayan

0
Penjelasan Syaikh Asy Syinqithi tentang tujuan beliau menulis kitab Adhwaul Bayan :

ﻭﺍﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻣﻦ ﺃﻫﻢ
ﺍﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺑﺘﺄﻟﻴﻔﻪ ﺃﻣﺮﺍﻥ :
” ﺃﺣﺪﻫﻤﺎ : ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ ﻹﺟﻤﺎﻉ
ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺃﺷﺮﻑ ﺃﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﺘﻔﺴﻴﺮ ﻭﺃﺟﻠّﻬﺎ
ﺗﻔﺴﻴﺮ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺇﺫ ﻻ ﺃﺣﺪ ﺃﻋﻠﻢ
ﺑﻤﻌﻨﻰ ﻛﻼﻡ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻞّ ﻭﻋﻼ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻞّ ﻭﻋﻼ ،
ﻭﻗﺪ ﺍﻟﺘﺰﻣﻨﺎ ﺃﻧﺎ ﻻ ﻧﺒﻴﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺇﻻّ ﺑﺎﻟﻘﺮﺍﺀﺓ
ﺳﺒﻌﻴﺔ ﺳﻮﺍﺀ ﻛﺎﻧﺖ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺃﺧﺮﻯ ﻓﻲ ﺍﻵﻳﺔ
ﺍﻟﻤﺒﻴﻨﺔ ﻧﻔﺴﻬﺎ ، ﺃﻭ ﺁﻳﺔ ﺃﺧﺮﻯ ﻏﻴﺮﻫﺎ ، ﻭﻻ
ﻧﻌﺘﻤﺪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺒﻴﺎﻥ ﺑﺎﻟﻘﺮﺍﺀﺍﺕ ﺍﻟﺸﺎﺫﺓ ﻭﺭﺑﻤﺎ
ﺫﻛﺮﻧﺎ ﺍﻟﻘﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﺸﺎﺫﺓ ﺍﺳﺘﺸﻬﺎﺩًﺍ ﻟﻠﺒﻴﺎﻥ ﺑﻘﺮﺍﺀﺓ
ﺳﺒﻌﻴﺔ ، ﻭﻗﺮﺍﺀﺓ ﺃﺑﻲ ﺟﻌﻔﺮ ﻭﻳﻌﻘﻮﺏ ﻭﺧﻠﻒ
ﻟﻴﺴﺖ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺎﺫ ﻋﻨﺪﻧﺎ ﻭﻻ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﺤﻘﻘﻴﻦ ﻣﻦ
ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺑﺎﻟﻘﺮﺍﺀﺍﺕ
Syaikh berkata dalam pengantar tafsirnya:  
Ketahuilah bahwa tujuan paling penting dalam penulisan kitab ini ada 2 hal:
Pertama: Menjelaskan Al Qur’an dengan Al Qur’an karena Ulama telah ijma’ bhwasanya tafsir yang paling bagus dan paling tinggi adalah menafsirkan kitab Allah dengan kitab Allah karena tidak ada yang lebih mengetahui kalamullah daripada Allah ‘azza wa jalla sendiri. Maka aku berusaha untuk tidak menjelaskan ayat Al Qur’an kecuali dengan berpegang pada Qiroah Sab’ah, begitu pula dengan Qiroah yg lain pada ayat yg sedang dijelaskan ataupun ayat yang lainnya. Dan aku tidak menyandarkan penjelasan pada Qiroah yg syadz (ganjil). Tetapi kadang aku menyebutkan qiroah yg ganjil sebagai penguat dari penjelasan dengan Qiroah Sab’ah. Dan Qiroah Abu Ja’far, Ya’qub dan Khalaf bukanlah Qiroah yg syadz (ganjil) dalam pandangan kami dan juga dalam pandangan para ulama peneliti masalah Qiroah.

ﻭﺍﻟﺜﺎﻧﻲ : ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻷﺣﻜﺎﻡ ﺍﻟﻔﻘﻬﻴﺔ ﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ ﺍﻵﻳﺎﺕ ﺍﻟﻤﺒﻴﻨﺔ ـ ﺑﺎﻟﻔﺘﺢ ـ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ، ﻓﺈﻧﻨﺎ ﻧﺒﻴﻦ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻷﺣﻜﺎﻡ ﻭﺃﺩﻟﺘﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺃﻗﻮﺍﻝ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ، ﻭﻧﺮﺟﺢ ﻣﺎ ﻇﻬﺮ ﻟﻨﺎ ﺃﻧﻪ ﺍﻟﺮﺍﺟﺢ ﺑﺎﻟﺪﻟﻴﻞ ، ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺗﻌﺼﺐ ﻟﻤﺬﻫﺐ ﻣﻌﻴﻦ ﻭﻻ ﻟﻘﻮﻝ ﻗﺎﺋﻞ ، ﻣﻌﻴﻦ ﻷﻧﻨﺎ ﻧﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﺫﺍﺕ ﺍﻟﻘﻮﻝ ﻻ ﺇﻟﻰ ﻗﺎﺋﻠﻪ ، ﻷﻥ ﻛﻞ ﻛﻼﻡ ﻓﻴﻪ ﻣﻘﺒﻮﻝ ﻭﻣﺮﺩﻭﺩ ﺇﻻّ ﻛﻼﻣﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻣﻌﻠﻮﻡ ﺃﻥ ﺍﻟﺤﻖ ﺣﻖ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻗﺎﺋﻠﻪ ﺣﻘﻴﺮًﺍ .
ﻭﻗﺪ ﺗﻀﻤﻦ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﺃﻣﻮﺭًﺍ ﺯﺍﺋﺪﺓ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ، ﻛﺘﺤﻘﻴﻖ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻤﺴﺎﺋﻞ ، ﺍﻟﻠﻐﻮﻳﺔ ﻭﻣﺎ ﻳﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻴﻪ ﻣﻦ ﺻﺮﻑ ﻭﺇﻋﺮﺍﺏ ﻭﺍﻻﺳﺘﺸﻬﺎﺩ ﺑﺸﻌﺮ ﺍﻟﻌﺮﺏ ﻭﺗﺤﻘﻴﻖ ﻣﺎ ﻳﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻴﻪ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﺎﺋﻞ ﺍﻷﺻﻮﻟﻴﺔ ﻭﺍﻟﻜﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺃﺳﺎﻧﻴﺪ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ، ﻛﻤﺎ ﺳﻨﺮﺍﻩ ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
   
Kedua: Menjelaskan hukum-hukum Fiqh yang terkandung pada ayat-ayatnya yg sedang dijelaskan pada kitab ini.
Maka kami menjelaskan apa yang terkandung didalamnya berupa hukum-hukum dan dalil-dalilnya dari as Sunnah dan perkataan para Ulama tentangnya, dan kami merajihkan pendapat yang kami anggap benar disertai dalil-dalilnya, tanpa fanatik pada satu madzhab maupun perkataan orang tertentu, karena kami melihat apa yang dikatakan bukan siapa yang berkata. Karena setiap perkataan boleh diterima atau ditolak kecuali perkataan Rasulullah SAW.
Dan kebenaran itu tetaplah kebenaran walaupun dikatakan oleh orang rendahan.
Dan kitab ini juga memuat tambahan dari kedua hal diatas, sperti penjelasan mengenai beberapa masalah tata bahasa Arab, dan apa-apa yang dibutuhkan berupa ilmu sharaf dan i’rab dengan diperkuat dgn syair-syair Arab. Juga terdapat penjelasan yang kami anggap dibutuhkan dari masalah-masalah Ushul Fiqh dan penjelasan mengenai sanad-sanad Hadits, sebagaimana yang akan kalian lihat dalam kitab ini Insya Allah.
(Adhwaul Bayan fi Idhohil Qur’an bil Qur’an:  4.1/3)
Abu Salman Abdirrahman

Leave A Reply