Tidak Menyerupai Perempuan

0

Islam melarang kaum laki-lakinya meniru dandanan wanita dan melaranng kaum wanitanya meniru laki-laki, sebab  yang demikian itu haram hukumnya. Seorang muslim laki-laki dalam masyarakat islam adalah seorang laki-laki yang mempunyai sifat-sifat dan tugas khusus, demikian pula sebaliknya. Kita tidak perlu melenyapkan perbedaan yang khusus di  antara kedua  insan ini. Menyerupai perempuan bagi laki-laki atau perempuan yang menyerupai laki-laki adalah  perbuatan yang dikutuk Allah.

Dari Ibnu Abbas ra, “Rasulullah mengutuk laki-laki yang kebanci-bancian (menyerupai perempuan) dan perempuan yang menyerupai laki-laki.” Dalam suatu riwayat lain, “Rasulullah mengutuk mutasyabbihin (lelaki meniru perempuan) dan mutasyabbihat (perempuan yang meniru laki-laki). (HR. Bukhari).

Dari Abu Hurairah, “Rasulullah melaknat seorang lelaki yang memakai pakaian (model yang biasa dipakai) perempuan dan perempuan yang memakai pakaian lelaki.” (HR. Abu Daud).

Jaman telah berubah, umat islam sebagian besar, sudah  tidak mengindahkan lagi sunah rasul, bahkan kita dapat menyaksikan sebagian masyarakat di dunia islam yang telah bercampur aduk, sehingga sukar membedakkan mana lelaki dan mana perempuan, karena kaum pemudanya berambut  panjang, memakai anting-anting di telinga, berkalung dan memakai gelang seperti wanita.

Sedangkan kaum wanitanya  bebas memakai celana panjang yang ketat, dan memakai kaos oblong yang menonjolkan lekuk tubuhnya. Mereka bebas berkeliaran tak ubahnya bagai seorang pemuda. Inilah  kenyataan yang terjadi di dalam masyarakat islam, mereka tidak malu lagi menerapkan pola hidup barat yang zalim.

Inilah kesesatan yang menimpa umat manusia yang telah menyimpang jauh dari fitrah  kemanusiaannya yang dapat merusak akhlak dan kesesatan yang menjerumuskannya  ke lembah kegelapan.

Inilah bencana yang kita hadapi, bagaikan api dalam sekam yang dapat menghanguskan generasi muda islam sehingga mereka terjerumus masuk ke dalam kegelapn, berkubang di jaman yang penuh fitnah, keonaran dan kesesatan. Bangkitlah  wahai umat islam sejati, selamatkan saudara-saudaramu sebelum mereka terperosok lebih jauh!

Dikutip dari: DR. Muhammad Ali Hasyimi; Apakah Anda Berkepribadian Muslim?; Gema Insani Press

 

Leave A Reply