Tidak Memonopoli Dalam Pembicaraan

0

Seorang muslim yang rela diatur oleh islam, harus menjauhkan diri  dari sifat ingin memonopoli dalam pembicaraan dan tidak memaksakan kehendaknya dalam pembicaraan itu, Karena ingin disebut hebat dan ingin menonjolkan diri.

Sifat tanaththo/ingin menguasai pembicaraan karena pintar, dan tsartsarah/banyak bicara namun tiada arti, itu  bukan akhlak islam, sebab muslim sesungguhnya lebih menyukai pekerjaan dan menangani perkara yang bernilai tinggi serta tidak menyukai perkara yang akan membawa kehinaan atau menimbulkan keburukan/satsaaf. Karena itulah rasulullah saw mengecam orang yang mutanaththo, Abu Bakar pun membencinya.

Ibnu Masud ra berkata: Demi Zat yang tidak ada rabb selain Dia, aku tidak pernah melihat orang yang lebih keras sikapnya dalam menghadapi mutanaththo selain rasulullah  saw, dan sesudah beliau aku tidak pernah melihat lagi yang keras sikapnya terhadap mutanaththo kecuali, Abu Bakar ra, serta aku kira Umar ra termasuk penduduk yang benci sekali terhadap mereka/mutanaththo. (HR. Yakla dan Thabrani).

Dikutip dari: DR. Muhammad Ali Hasyimi; Apakah Anda Berkepribadian Muslim?; Gema Insani Press

 

Leave A Reply