Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2695

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2699

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3581
Tidak Ada Harganya Sama Sekali – adhwaulbayan.or.id

Tidak Ada Harganya Sama Sekali

0

Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Sesungguhnya saja nanti akan datanglah seseorang yang besar lagi gemuk pada hari kiamat, tetapi di sisi Allah, tidak ada timbangan beratnya lebih dari timbangan sehelai sayap nyamuk.” (Muttafaq ‘alaih)

Keterangan;

Maksud Hadis di atas ialah bahwa orang yang sewaktu di dunia ini besar dan tinggi kedudukannya, gemuk badannya serta gendut perutnya, tetapi kosong amalannya yang baik, tidak mentaati perintah Allah dan malahan melanggar laranganNya, maka pada hari kiamat nanti oleh Allah orang tersebut tidak ada harganya samasekali, dianggap ringan dan remeh dan sudah dipastikan akan memperoleh siksaNya yang pedih dalam neraka.

Jadi untuk mencapai keluhuran tingkat di sisi Allah, dapat mendekatkan diri padaNya serta mendapatkan keridhaanNya hanyalah dengan jalan membersihkan hati dari semua sifat yang tercela, menyucikannya agar menerima cahaya Ilahiyah, di samping mengamalkan semua perintah dan menjauhi laranganNya.

Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, ada lanjutannya Hadis di atas itu dan berbunyi:

“Bacalah jika kamu suka – firman Allah, yaitu -: “Maka Kami (Allah) tidak merasa perlu menimbang orang-orang yang semacam itu – sebab timbangannya yang berupa amal kebaikan samasekali tidak ada dan tidak lebih berat daripada sayap nyamuk belaka.”

Dikutip dari: Riyadus Shalihin-Taman 0rang-orang Shalih; Imam Nawawi.

Leave A Reply