Termasuk Syirik: Bernadzar Bukan Lillah

0

Syaikh Muhammad At-Tamimi

——————————————————————————–

Firman Allah Ta’ala (artinya):

“Mereka menunaikan nadzarnya dan takut akan suatu hari yang adzabnya merata dimana-mana.” (Al-Insan: 7)

“Dan apapun yang kamu nafkahkan atau apapun yang kamu nadzarkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Al-Baqarah: 270)

Diriwayatkan dalam shahih (Al-Bukhari) dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa bernadzar untuk mentaati Allah, maka supaya mentaatinya; akan tetapi barangsiapa bernadzar untuk bermaksiat kepada Allah, maka janganlah bermaksiat kepada-Nya (dengan melaksanakan nadzarnya itu).”

Kandungan tulisan ini:

Menunaikan nadzar adalah wajib.

Apabila sudah menjadi ketetapan bahwa nadzar adalah ibadah untuk Allah semata-mata, maka menyelewengkannya kepada selain Allah adalah syirik.

Dilarang untuk melaksanakan nadzar maksiat.

Dikutip dari buku: “Kitab Tauhid” karangan Syaikh Muhammad At-Tamimi.

Penerbit: Kantor Kerjasama Da’wah dan Bimbingan Islam, Riyadh 1418 H.

——————————————————————————–

Leave A Reply