Seputar Hijr Ismail

0
     Pertanyaan: Kami menyaksikan sebagian orang yang berdesak-desakkan di Hijr Ismail agar dapat shalat di dalamnya. Apakah hukumnya melakukan shalat di dalamnya? apakah terdapat  keistimewaan pada perbuatan tersebut ?

      Jawaban: Shalat di Hijir Ismail termasuk sunnah, karena ia bagian dari Ka’bah dan terdapat riwayat shahih dari Nabi r bahwa dia masuk kedalam ka’bah pada saat terjadinya Fathu Makkah dan shalat di dalamnya dua rakaat”. (mutafaq alaih).
Juga terdapat riwayat dari Rasulallah r bahwa dia berkata kepada Aisyah t saat hendak memasuki Ka’bah “shalatlah di dalam Hijr (Ismail), karena dia termasuk Ka’bah”.
Adapun tentang pelaksanaan shalat fardhu, maka sebagai tindakan yang lebih hati-hati (ikhtiat) tidak dilaksanakan di dalam Ka’bah atau Hijr Ismail, karena Rasulallah r tidak melakukan hal tersebut, bahkan sebagian ulama ada yang berkata, perbuatan tersebut tidak sah karena dia termasuk Baitullah.
Dengan demikian dapat diketahui bahwa pelaksanaan shalat fardhu hendaknya dilakukan di luar ka’bah dan Hijr Ismail, sebagai tindakan mencontoh Rasulallah r dan keluar dari perbedaan pendapat para ulama yang mengatakan tidak sah. Semoga Allah I memberikan taufikNya.

 

Leave A Reply