Seputar Gerakan Shalat

0

 
Banyak orang yang melakukan gerakan dan perbuatan yang tidak berguna dalam shalat. Apakah ada batas tertentu bagi gerakan yang membatalkan shalat? apakah batasan gerakan tiga kali berturut-turut ada dalilnya? apa nasehat anda kepada mereka yang banyak melakukan gerakan dan perbuatan tak berguna tersebut?

Wajib bagi seorang mu’min dan mu’minah untuk tenang dalam shalatnya dan meninggalkan perbuatan yang sia-sia, karena thuma’ninah (tenang dalam shalat) merupakan rukun dlaam shalat sebagaimana terdapat riwayat dari Rasulallah saw, bahwa beliau memerintahkan orang yang tidak thuma’ninah dalam shalatnya untuk mengulanginya. Disyariatkan bagi muslimin untuk khusyu’ dalam shalatnya dan menghadirkan hati di hadapan Allah, berdasarkan firman-Nya: “Beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu mereka yang khusyu’ dalam shalatnya”. (QS. Al Mu’minun:1-2).
Dimakruhkan untuk melakukan perbuatan tak berguna, baik dengan bajunya, janggutnya atau lainnya, dan jika gerakannya banyak dan berturut-turut maka –berdasarkan yang kami ketahui dari syari’at yang suci- hal tersebut diharamkan dan membatalkan shalat.
Tidak terdapat batasan tertentu dalam masalah ini, dan adanya pendapat yang membatasinya hanya tiga kali gerakan saja adalah pendapat yang lemah dan tidak memiliki dalil. Sebuah gerakan dapat dikatakan banyak dan sia-sia adalah berdasarkan keyakinan orang yang shalat, jika seorang yang shalat berkeyakinan bahwa dia melakukan gerakan yang banyak dan sia-sia secara terus menerus, maka dia harus mengulangi shalatnya jika shalatnya tersebut shalat fardhu, dan dia harus bertaubat dari perbuatannya itu. Dan bagi setiap muslim dan muslimah hendaknya memperhatikan shalatnya agar khusyu’ di dalamnya serta meninggalkan pernuatan yang sia-sia walaupun cuma sedikit, karena shalat merupakan perkara yang besar dan merupakan tiang Islam serta rukunnya serta rukunnya yang paling besar setelah syahadatain dan merupakan perbuatan yang pertama kali dihisab bagi seorang hamba pada hari kiamat. Semoga Allah swt memberi petunjuk bagi seluruh kaum muslimin agar dapat melaksanakan shalat sebagaimana yang diridhai-Nya.

Leave A Reply