Riya Dalam Beribadah

0

Di antara syarat diterimanya amal shaleh adalah bersih dari riya dan sesuai dengan sunah. Orang yang melakukan ibadah dengan maksud agar dilihat oleh orang lain, maka ia telah terjerumus kepada perbuataan syirik kecil dan amalnya menjadi sia-sia belaka. Misalnya melaksanakan shalat agar dilihat  orang lain.

Allah ta’ala berfirman:

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (QS. An-Nisa: 142)

Demikian pula jika ia melakukan suatu amalan dengan tujuan agar diberitahukan dan didengar oleh orang lain, maka ia termasuk syirik kecil. Rasulullah  saw memberikan peringatan kepada mereka dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra:

Barangsiapa melakukan perbuatan sum’ah (ingin didengar oleh orang lain), niscaya Allah akan menyebarkan aibnya, barangsiapa melakukan perbuatan riya, niscaya Allah akan menyebarkan aibnya.[1]

Barangsiapa melakukan suatu ibadah tetapi ia melakukannya karena mengharap pujian manusia di samping ridha Allah ta’ala, maka amalannya menjadi sia-sia belaka, seperti disebutkn dalam hadits qudsi:

Aku adalah yang Mahacukup, tidak memerlukan sekutu, barangsiapa melakukan suatu  amalan dengan dicampuri perbuatan syirik kepada-Ku, niscaya Aku tinggalkann dia dan (tidak Aku terima) amal syiriknya.[2]

Barangsiapa melakukan amal shaleh, tiba-tiba terdetik dalam hatinya perasaan riya, tetapi ia membenci perasaan tersebut dan ia berusaha untuk melawan serta menyingkirkannya, maka amalannya tetap sah.

Bebeda halnya jika ia hanya diam dengan timbulnya persaan riya tersebut, tidak berusaha untuk menyingkirkan dan bahkan malah menikmatinya, maka menurut jumhur (mayoritas ulama) amal yang dilakukannya menjadi batal dan sia-sia.

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah; www.islamhouse.com

[1] Hadits riwayat muslim 4/2289.

[2] Hadits riwayat muslim, hadits no: 2985.

Leave A Reply