Pertanyaan Seputar Imam Shalat

0


Pertanyaan; Apakah diharuskan bagi imam untuk melakukan niat menjadi imam? Jika seseorang masuk masjid kemudian didapatinya ada seseorang yang shalat, apakah dia boleh bermakmum kepadanya? Apakah dibolehkan bermakmum kepada orang yang masbuk ?

Jawaban; Disyariatkan bagi imam untuk niat menjadi imam, berdasarkan hadits Rasulallah saw: “Sesungguhnya setiap perbuatan harus dengan niat dan bagi setiap orang tergantung apa yang diniatkannya”.
Jika seseorang masuk masjid dan ketinggalan shalat berjamaah kemudian dia mendapati ada orang yang shalat sendirian, maka tidak mengapa baginya untuk ikut shalat bersamanya menjadi makmum, bahkan hal tersebut lebih utama berdasarkan hadits Rasulallah saw tatkala melihat seseorang yang masuk masjid sedangkan shalat telah selesai “Adakah seseorang yang hendak bersedekah dengan melakukan shalat bersamanya”, dengan demikian semuanya akan mendapatkan keutamaan berjamaah. Hal tersebut jika shalat telah dilaksanakan. Adalah shahabat Mu’adz ra shalat Isya’ bersama Rasulallah saw, kemudian ketika kembali kepada kaumnya dia ikut melakukan shalat yang sama, maka baginya hal itu adalah shalat sunah dan bagi mereka shalat fardhu dan Rasulallah saw telah menyetujui hal tersebut.
Adapun terhadap makmum masbuq, maka tidak mengapa ikut shalat bersamanya bagi yang ketingalan jamaah dengan harapan mendapatkan keutamaan jamaah dan jika makmum masbuq itu menyelesaikan shalatnya, maka makmumnya berdiri dan meneruskan shalat hingga selesai. Hal tersebut berdasarkan umumnya dalil-dalil yang ada dan hukum ini berlaku umum untuk semua shalat yang lima waktu, berdasarkan hadits Rasulallah saw terhadap Abu Dzar ra tatkala diberitakan kepadanya tentang kedatangan beberapa orang pemimpin yang menunda shalatnya, maka beliau bersabda: “Shalatlah pada waktunya,  jika dapati mereka maka shalatlah bersama mereka, maka bagimu hal itu adalah nafilah (sunnah) dan jangan engkau mengatakan aku telah shalat maka aku tidak shalat”.

Leave A Reply