Meratapi Jenazah Secara Berlebihan

0

Salah satu kemungkaran besar yang dilakukan oleh sebagian orang adalah meratapi jenazah secara berlebihan. Misalnya dengan menangis sejadi-jadinya, berteriak sekeras-kerasnya, meratap mengharu biru kepada mayit, memukuli muka sendiri, merobek-robek pakaian, menggunduli rambut, menjambak-jambak atau memotongnya.

Semua perbuatan tersebut menunjukkan ketidakrelaan terhadap takdir, di samping menunjukkan ketidaksabaran terhadap musibah.

Nabi shollaullohu alaihi wassalam melaknat orang yang suka melakukan ratapan berlebihan kepada mayit. Abu Umamah radhiallahu anhu meriwayatkan:

Bahwasannya rasulullah shollaullohu alaihi wassalam melaknat wanita yang mencakar mukanya, merobek-robek bajunya, serta yang berteriak dan berkata: celaka dan binasalah aku.[1]

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu bahwasannya rasulullah shollaullohu alaihi wassalam bersabda:

Tidak termasuk golongan kami orang yang menampar pipi, yang merobek-robek pakaian dan yang menyeru dengan seruan jahiliyah.[2]

Rasulullah shollaullohu alaihi wassalam bersabda:

Wanita yang meratap, jika tidak bertaubat sebelum ia meninggal dunia, kelak pada hari kiamat akan dibangkitkan dengan pakaian dari cairan tembaga dan mantel dari kudis.[3]

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah;

[1] Hadits riwayat Ibnu Majah; 1/505, Shahihul Jami’ 5063.

[2] Hadits riwayat Bukhari, lihat Fathul Bari; 3/163.

[3] Hadits riwayat Muslim No. 934.

Leave A Reply