Merasa Kuat Dengan Allah Ta’ala

0

Barangsiapa yang beriman kepada Allah ta’ala; meyakini keagungan, kekuasaan, kekuatan, kesempurnaan ilmu dan hikmah-Nya; menyaksikan dengan mata hatinya fakta-fakta yang menunjukkan kekuatan dan keagungan rabbaniyyah (Allah) pada segala sesuatu; membuktikan keimanan kepada Allah dan mengenal-Nya; kemudian tertanam dalam dirinya hakikat makna nama Al-Aziz bagi Allah ta’ala dengan seluruh bentuk kemuliaan yang ditetapkan bagi-Nya; lalu membaca firman Allah ta’ala:

Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. (QS. Al-Munafiqun: 8).

Maka ketika itulah jiwa seorang mukmin semakin tinggi. Hal itu mengalahkan seluruh sebab kelemahan dan kehinaan sehingga dirinya menjadi mulia dengan Allah ta’ala. Tidak dapat dihinakan oleh siapa pun meskipun ia lemah dan fakir. Ia selalu mulia dengan Allah ta’ala dan tidak menghinakan dirinya di hadapan selain-Nya.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

Leave A Reply