Menyukai Kebaikan Bagi Saudaranya

0

Hendaknya menyukai bagi saudaranya kebaikan yang engkau sukai bagi dirimu. Ini merupakan realisasi iman, sebagaimana sabda rasulullah shollaullohu alaihi wassalam:

Tidak sempurna iman seseorang hingga ia menyukai bagi saudaranya apa yang ia sukai bagi dirinya.[1]

Demikian juga membenci baginya apa yang engkau benci bagi dirimu dari kemudharatan dan keburukan. Sebab, tidak akan sempurna iman seseorang kecuali dengannya, di samping hal itu merupakan ketulusan cinta dan keluhuran jiwa.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

[1] HR. Al-Bukhari (13) dan Muslim (45) dari Anas radhiallahu anhu.

Leave A Reply