Menyerahkan Hasil Keuntungan Kepada Majikan

0

Seorang pekerja hendaknya menyerahkan keuntungan kepada majikannya karena hal itu merupakan bentuk penunaian amanah.

Rasulullah shollaullohu alaihi wassalam bersabda: Seorang bendahara yang amanah yang menunaikan apa yang diperintahkan kepadanya dengan senang hati, termasuk orang yang bershadaqah.[1]

Tidak boleh ia mengambil sesuatu pun untuk dirinya karena itu merupakan pengkhianatan. Sebagaimana ia juga tidak boleh menyerahkan keuntungan kepada selain majikannya. Sesungguhnya itu adalah kezhaliman. Demikian juga hendaknya ia bersikap wara’ (hati-hati) dalam menerima hadiah yang diserahkan kepadanya disebabkan posisinya pada jabatan itu.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

[1] HR. Bukhari (2260) dan Muslim (1023) dari Abu Musa radhiallahu anhu.

Leave A Reply