Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2695

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2699

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/hudhwxog/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3581
Melongok Rumah Orang Lain  Tanpa Ijin – adhwaulbayan.or.id

Melongok Rumah Orang Lain  Tanpa Ijin

0

Allah ta’ala berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. (QS. An-Nuur: 27).

Rasulullah shollaulohu alaihi wassalam menegaskan, alasan diharuskannya meminta ijin adalah karena dikhawatirkan orang yang masuk akan melihat aurat yang ada di rumah. Beliau shollaulohu alaihi wassalam bersabda:

Sesungguhnya diberlakukannya meminta ijin (ketika masuk rumah orang lain) adalah untuk (menjaga) penglihatan.[1]

Pada saat ini, dengan berdesakannya bangunan dan saling berdempetnya gedung-gedung serta saling berhadap-hadapannya antara pintu dengan pintu dan jendela dengan jendela, menjadikan kemungkinan saling mengetahui isi rumah tetangga orang lain kian besar.

Ironisnya, banyak yang tak mau menundukkan pandangannya, malah yang terjadi terkadang dengan sengaja, mereka yang tinggal di gedung yang lebih tinggi dengan leluasa memandangi lewat jendela mereka ke rumah-rumah tetangganya yang lebih rendah.

Ini adalah salah satu pengkhianatan dan pemerkosaan terhadap hak-hak tetangga, sekaligus sarana menuju yang diharamkan, karena perbuatan tersebut, banyak kemudian menjadi bencana dan fitnah. Disebabkan oleh bahayanya akibat tindakan ini, sehingga syari’at islam membolehkan mencolok mata orang yang suka melongok dan melihat isi rumah orang lain.

Rasulullah shollaulohu alaihi wassalam bersabda:

Barangsiapa melongok rumah suatu kaum dengan tanpa ijin mereka, maka halal bagi mereka mencolok mata orang tersebut.[2]

Dalam riwayat lain dikatakan:

Kemudian mereka mencolok matanya, maka tidak ada diyat (ganti rugi) untuknya, juga tidak ada qishash baginya.[3]

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah;

[1] Hadits riwayat Bukhari. Lihat Fathul Bari; 11/24.

[2] Hadits riwayat Muslim; 3/1699.

[3] Hadits riwayat Ahmad; 2/385, Shahihul Jami; 6022.

Leave A Reply