Melaknat Orang Beriman dan Melaknat Orang Yang Tidak Semestinya Dilaknat

0

Ketika marah, orang terkadang tidak mampu mengendalikan ucapannya, sehingga dengan ringan ia melaknat apa saja.

Melaknat manusia, melaknat binatang, melaknat benda-benda mati atau melaknat hari dan jaman. Bahkan tak jarang mereka melaknat dirinya sendiri atau anak-anak mereka. Suami melaknat istri atau sebaliknya. Melaknat adalah perbuatan mungkar.

Dalam sebuah hadits marfu’ riwayat Abu Zaid Tsabit bin Adh Dhahak Al Anshari radhiallahu anhu disebutkan:

Barangsiapa melaknat seorang mukmin, maka ia seperti membunuhnya.[1]

Dalam pergaulan sehari-hari, kaum wanita lebih banyak suka melaknat. Karena itu, rasulullah shollaullohu alaihi wassalam mengingatkan bahwa hal tersebut merupakan salah satu penyebab mereka masuk ke dalam neraka.

Di samping itu, orang yang suka melaknat tidak bisa menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat. Lebih berbahaya dari itu, jika laknat tersebut ia ucapkan secara aniaya maka ia bisa kembali kepada dirinya sendiri.

Dengan demikian ia mendoakan atas dirinya sendiri agar diusir dan dijauhkan dari rahmat Allah ta’ala, na’udzubillah min dzalik.

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah;

[1] Hadits riwayat Bukhari, lihat Fathul Bari; 10/465.

Leave A Reply