Masuk Masjid Sehabis Makan Bawang Merah, Bawang Putih Atau Sesuatu Yang Berbau Tak  Sedap

0

Allah ta’ala berfirman:

Wahai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raf: 31).

Jabir radhiallahu anh berkata, rasulullah shollaulohu alaihi wassalam bersabda::

Barangsiapa makan bawang putih atau bawang merah hendaknya ia  menjauhi kami Atau beliau bersabda: Hendaknya ia menjauhi masjid kami dan diam dirumahnya.[1]

Dalam riwayat Muslim disebutkan:

Barangsiapa makan bawan merah, bawang putih dan bawang bakung, maka janganlah mendekati masjid kami, sesungguhnya malaikat merasa terganggu dengan sesuatu yang anak Adam merasa terganggu dengannya.[2]

Suatu ketika Umar bin Khathab radhiallahu anh berkhutbah Jum’at, dalam khutbahnya ia berkata:

Kemudian kalian wahai manusia, memakan dua pohon yang aku  tidak memandangnya kecuali dua hal yang buruk (baunya), yakni bawang merah dan bawang putih. Sungguh aku  melihat rasulullah shollaulohu alaihi wassalam apabila mendapatkan bau keduanya dari seseorang dalam masjid, beliau memerintahkan orang tersebut keluar ke padang yang luas, oleh karena itu barangsiapa memakannya hendaknya mematikan (bau) keduanya dengan memasaknya.[3]

Termasuk dalam hal ini adalah; mereka yang langsung masuk masjid usai bekerja, lalu ketiak dan kaos kaki mereka menyebarkan bau tak sedap.

Lebih buruk lagi adalah orang – orang yang membiasakan diri merokok yang hukumnya adalah haram. Kemudian mereka masuk ke masjid dan menebarkan bau yang mengganggu hamba-hamba Allah ta’ala, para malaikat dan mereka yang shalat.

Dikutip dari: Dosa-dosa Yang Dianggap biasa; Syaikh  Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Ainul Harits Umar Thayyib ; Islamic Propagation Office In Rabwah; www.islamhouse.com

[1] Hadits riwayat Bukhari, lihat;; Fathul Bari, 2/339.

[2] Hadits riwayat Muslim, 1/395.

[3] Hadits riwayat Muslim, 1/396.

Leave A Reply