Makna Persaksian Bahwa Muhammad Adalah Rasulullah SAW

0

Maknanya adalah: taat terhadap apa yang diperintahkannya dan membenarkkan apa yang diberitakannya serta menjauhi apa yang dilarang dan diancamnya. Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang beliau syariatkan.

Setiap muslim harus mewujudkan syahadat ini, sehingga dikatakan tidak sempurna syahadat seseorang terhadap kerasulannya manakala dia sekedar mengucapkannya dengan lisan, namun meninggalkan perintahnya dan melanggar larangannya serta taaat kepada selainnya atau beribadah kepada Allah tidak berdasarkan ajarannya. Rasulullah saw bersabda:

Barangsiapa yang taat kepadaku maka dia telah taat kepada Allah dan siapa yang durhaka kepadaku maka dia telah durhaka kepada Allah. (HR. Bukhari).

Barangsiapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami  yang tidak termasuk di dalamnya maka dia tertolak. (Muttafaq Alaih).

Termasuk wujud nyata dari syahadat ini adalah  tidak adanya keyakinan bahwa rasulullah saw memiliki hak ketuhanan yang mengatur ala mini, atau  tidak memiliki hak untuk disembah, akan tetapi dia hanyaah seorang hamba yang tidak disembah dan seorang rasul yang tidak didustakan dan dirinyya tidak memiliki kekuasaan atas dirinya sendiri dan orang lain dalam mendatangkan manfaat dan mudharat keculai apa yang Allah kehendaki.

Allah ta’ala berfirman:

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudaratan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Al-Araf: 188)

Dikutip dari: Tauhid dan Makna Syahadatain; Kantor Dakwah-Sulay; Penerjemah, Abdullah Haidir; Islamic Propagation Office In Rabwah; www.islamhouse.com

Leave A Reply