Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Penjual Kurma

0

 

 
Ketika Ali bin Abi Thalib menjabat khalifah, beliau sering berkunjung ke berbagai pasar dan terkadang mengingatkan para pedagang. Suatu hari, beliau masuk ke pasar kurma. Beliau melihat seorang anak putri tengah menangis. Beliau lalu bertanya padanya sebab apa dia menangis. 

Si putri cilik itu menjawab, “Saya diberi uang satu dirham oleh majikan saya untuk membeli kurma, saya membeli kurma dari pedagang ini, lalu saya pulang ke rumah, tetapi majikan saya tak menyukainya. Sekarang saya bawa kembali kurma itu untuk saya kembalikan, tetapi pedagang ini tidak mau menerimanya.”
Ali ra berkata kepada si penjual kurma, “Putri cilik ini adalah seorang pembantu dan dia tak dapat menjalankan perintah tuannya; ambillah kurma ini dan kembalikan uangnya.”
Si penjual kurma itu berdiri, lalu mendorong dada beliau hingga keluar dari warung. Mereka yang melihat kejadian itu segera datang dan berkata, “Apa yang telah kau lakukan, beliau adalah Ali bin Abi Thalib.”
Si penjual kurma itu merasa bersalah dan memucat wajahnya. Segera saja dia ambil kurma yang ada di tangan putri cilik itu dan mengembalikan uangnya. Kemudian, dia berkata kepada beliau, “Wahai amirul mukminin, relakan dan maafkanlah saya.”
Ali bin Abi Thalib berkata, “Sesuatu yang membuat saya rela adalah ketika engkau memperbaiki caramu dalam berjualan dan menjaga serta memelihara akhlak dan sopan santun.”
Dikutip dari Belajar Dari Kisah Kearifan Sahabat.

 

Leave A Reply