Kefakiran Dalam Hal Harta Benda Itu Bukan Suatu Cela

0

Dari Abuddarda’, yaitu ‘Uwaimir r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Carilah untukmu orang-orang yang lemah, sebab hanyasanya engkau semua diberi rezeki serta pertolongan dengan sebab orang-orang yang lemah di kalangan engkau semua itu.”
Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan isnad yang baik.

Keterangan:
Hadis di atas menurut riwayat Imam an-Nasa’i berbunyi:
“Hanyasanya ummat ini dapat memperoleh pertolongan – Allah Ta’ala – dengan sebab kaum yang lemah dari golongan mereka – kaum Muslimin.”
Mengapa demikian? Dalam penafsirannya disebutkan bahwa kaum yang dha’if, lemah dan dipandang tidak berharga oleh umumnya masyarakat itulah yang justeru banyak yang dikabulkan doanya, karena mereka ikhlas dalam berdoa lebih khusyu’ dalam mengerjakan ibadat karena hati mereka sudah kosong samasekali dari pemikiran perihal keduniawiyahan, sebab memang tidak memiliki kelebihan-kelebihan.
Oleh sebab itu kita yang dari golongan berada, apalagi yang hartawan, jangan sekalikali menganggap hina-dina kepada mereka itu, sebab kefakiran dan kelemahan dalam hal harta benda itu memang bukan suatu cela. Mereka seyogyanya kita tolong sesuai dengan kemampuan kita, agar suka membantu kita berdoa untuk memperoleh rezeki yang halal.
Mereka tentu suka mendoakan orang yang kasih-sayang kepada mereka, sebab kalau ada rezeki yang kita peroleh, merekapun pasti akan merasakan bagiannya. Jadi sebagaimana orang yang tegap dan kuat merasa memiliki kelebihan dengan keberaniannya, maka kaum yang lemah itupun memiliki kelebihan di sisi Allah Ta’ala dengan doa yang mereka panjatkan yang mustajab (terkabul) kehadhirat Allah serta dengan keikhlasannya.

Dikutip dari: Riyadus Shalihin-Taman 0rang-orang Shalih; Imam Nawawi.

Leave A Reply