Jenderal Thomas dan Srikandi Arab

0
Pasukan Heraclius menderita kekalahan telak dalam perang Aznadin di tangan orang-orang Arab. Pasukan yang masih selamat segera melarikan diri ke Damaskum. Tentara muslim mengejar mereka dan mengepung kota tempat pertahanan itu. Pasukan Romawi bertahan di dalam kota di bawah pimpinan jenderal Thomas, bangsawan Yunani yang tersohor ulung memanah. Kejeniusan Thomas terbukti berakibat fatal bagi pasukan Arab hingga bala bantuan datang untuk memperkuat pengepungan kota itu.

Aban, salah seorang prajurit Arab, tewas dalam peperangan memperebutkan kota Damaskus. Istri Aban yang mengikuti sang suami pergi ke medan laga, memeluk tubuh suaminya yang telah terbujur kaku. “Berbahagialah suamiku. Engkau kembali menghadap Allah yang telah mempersatukan kita dan kini Dia memisahkan kita. Aku akan meneruskan perjuanganmu dan akan segera menyusul ke tempat engkau berada. Oleh sebab itu tidak ada seorang lelaki pun yang boleh menyentuhku karena aku telah mempersembahkan jiwaku untuk Allah.”
Tanpa air mata, wanita itu memandikan dan mengubur mayat suaminya dengan tata cara yang lazim. Kemudian ia mengambil senjata milik mendiang suaminya dan memacu kudanya menderap ke tengah peperangan yang telah merenggut nyawa suaminya.
Tampilnya seorang prajurit wanita di tengah peperangan itu mengejutkan pasukan Romawi yang mengejek, “Sudah habiskah laki-laki Arab, sehingga seorang perempuan juga dipaksa ikut berperang?”
Ejekan itu segera dijawab prajurit Islam, “Ini belum seberapa, kami bahkan pernah berperang di bawah komando seorang wanita. Aisyah janda Rasulullah juga pernah memimpin pasukan unta (pasukan perang yang naik unta sebagai kendaraan perang) untuk menaklukkan para musuhnya.”
Dengan gaya yang meremehkan jenderal Thomas menghadapi wanita itu dan pasukan pengawalnya yang biasa melindungi jenderalnya saat itu juga tidak memperhitungkan kemampuan istri Aban. Akibatnya sungguh tragis karena dalam dua lemparan anak panahnya istri Aban bisa melukai bangsawan Yunani itu, pertama mengenai tangan jenderal Thomas dan lemparan panah yang kedua melukai matanya. Pasukan Romawi akhirnya kocar-kacir terpukul mundur.
Dikutip dari Belajar Dari Kisah Kearifan Sahabat.

Leave A Reply