Jangan Berbisik-bisik Di Hadapan Orang Ketiga

0

Seorang muslim yang benar hendaknya menghormati peran orang lain, lembut dalam tutur kata. Berbicara secara berbisik-bisikk padahal di dekat mereka ada orang ketiga juga tidak pantas bagi seorang muslim yang baik. Adab islam melarangnya berbisik  demikian, sebagaimana diterangkan oleh rasulullah saw di dalam sebuah hadits yang  diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud ra, bahwasannya rasulullah bersabda:

Jika kalian bertiga, maka janganlah kalian bicara hanya berdua tanpa melibatkan yang lain (orang ketiga), hendaklah kalian berbaur dengan orang banyak. Sebab itu bisa menyinggung perasaannya. (HR. Muslim).

Seorang muslim yang  takwa, akan mempunyai perasaan yang lebih indah dan lembut dalam bertutur kata, tidak menyinggung perasaan  orang lain baik dengan ucapan maupun dengan tindakan, tidak suka berbisik-bisik dengan seseorang padahal bersama mereka ada orang ketiga, kecuali jika memang ada suatu pembicaraan khusus untuk berdua yang tidak boleh diketahui oleh orang lain, tetapi harus dengan ijin orang ketiga itu, karena Islam menghormati perasaan seseorang.

Imam Malik dalam Muwatho meriwayatkan hadits  dari Abdullah bin Umar ra:

Ketika aku dan Ibnu Umar berada di samping rumah Kholid bin Utbah yang sedang berada di pasar, maka datanglah seseorang untuk membisikkannya. Selain Ibnu Umar tidak ada orang lain selainku, maka Ibnu Umar mengundang orang lain, sehingga kami menjadi berempat. Maka berkatalah ia kepadaku dan untuk orang ketiga yang ia panggil, “Tunggulah kalian  berdua sebentar. Sesungguhnya aku telah mendengar rasulullah bersabda, “Janganlah kalian berbisik-bisik berdua tanpa melibatkan seorang lain.” (HR. Malik).

Ibnu Umar tidak rela seseorang datang membisikinya, padahal ia tahu bahwadi dekat mereka berdua ada orang lain yang mungkin akan merasa tersinggung oleh tindakan mereka berdua itu. Karena itu ia memanggil seorang lagi sebagai orang ke empat. Ia telah berusaha untuk tidak melanggar Sunnah nabi dan adab islam.

Dikutip dari: DR. Muhammad Ali Hasyimi; Apakah Anda Berkepribadian Muslim?; Gema Insani Press

Leave A Reply