Istiqomah

0

Sikap istiqomah/teguh dalam pendirian selalu akan mewarnai hidup seorang muslim sejati. Dia tidak pernah menyembunyikan dendam, tidak keras kepala dan tidak diliputi kepalsuan. Dia tidak bersikap munafik. Perbuatan istiqomah yang dijalankannya bukan perhiasan imitasi, melainkan perhiasan asli yang dipilih karena  hal itu adalah perintah Allah dan rasul-Nya, itu merupakan sikap terpenting setelah seseorang itu beriman kepada Allah ta’ala.

Allah berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Fushilat: 30-32)

Sungguh besar sekali pahala bagi orang mukmin yang teguh pada pendirian, mereka akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah. Allah memuliakan dan memberikan mereka kedudukan yang tinggi, dengan turunnya para malaikat yang bertugas menenangkan dan menghibur mereka.

Sikap teguh dalam pendirian/istiqomah merupakan tingkat yang sangat tinggi dan sulit untuk dicapai. Seseorang tidak mampu untuk mencapai tingkatan itu, kecuali bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa serta ikhlas beribadah, semata-mata mengharap ridha-Nya. Dia tidak menyembah sesuatu apa pun, kecuali hanya kepada Allah ta’ala, dia juga tidak sudi dirinya diperbudak oleh hawa nafsu duniawi yang sering menyeret manusia untuk mengumpulkan kekayaan, kemewahan dan mengejar kekuasaan. Marilah kita mengikhlaskan amal ibadah kita hanya untuk mengharap ridha dari Rabb yang Maha Gagah Perkasa.

Ibnu Abbas ra meriwayatakan dalam menafsirkan firman Allah ‘fastaqim kama umirta’ (maka istiqomahlah kamu sebagaimana Aku perintahkan kepadamu), dia berkata, “Apa yang turun pada rasulullah saw (berupa al-quran) tidak ada yang lebih berat dan sulit baginya daripada ayat tersebut.” (HR. Muslim).

Termasuk keutamaan istiqomah adalah bahwa seorang muslim sejati itu selalu tampil dalam satu wajah/tidak plin-plan, tidak mudah goyah dan tidak mudah berubah, seperti yang dilakukan oleh para pendusta yang oleh rasulullah saw dinyatakan sebagai ‘sejahat-jahat manusia’.

Rasulullah bersabda,

“Sejahat-jahat manusia adalah yang mempunyai dua wajah, kadang berwajah begini dalam kondisi tertentu dan dalam kondisi lainnya menampilkan wajah yang lain.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Dikutip dari: DR. Muhammad Ali Hasyimi; Apakah Anda Berkepribadian Muslim?; Gema Insani Press

 

Leave A Reply