Hukum Thawaf Di Sekitar Pekuburan Para Wali

0

Tanya:

Apa hukumnya thawaf di sekitar pekuburan para wali? Menyembelih binatang dan bernazar di atasnya? Siapakah yang disebut wali dalam ajaran Islam? Apakah diperbolehkan minta doa kepada mereka baik ketika hidup ataupun telah meninggal?

Jawab:

Menyembelih untuk orang mati atau bernazar untuk mereka adalah perbuatan syirik besar. Orang yang disebut wali adalah  mereka yang patuh kepada Allah  dengan ketaatan, lalu dia mengerjakan apa yang Dia perintahkan dan meninggalkan apa yangy dilarang meskipun tidak tampak padanya karomah.

Tidak diperbolehkan meminta doa kepada mereka atau selain mereka jika mereka telah meninggal. Sedangkan memintanya kepada orang-orang shalih yang masih hidup diperbolehkan.

Adapun thawaf di kuburan tidak diperbolehkan, thawaf merupakan pekerjaan yang dilakukan hanya di depan ka’bah. Maka siapa yang thawaf di depan kuburan dengan tujuan beribadah kepada penghuninya maka perbuatan tersebut merupakan syirik besar. Jika yang dimaksud adalah beribadah kepada Allah maka dia termasuk bid’ah yang mungkar, karena kuburan bukan tempat untuk thawaf dan shalat walaupun tujuannya adalah meraih ridha Allah.

(Fatawa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Dewan Tetap Arab saudi untuk riset-riset ilmiyah dan fatwa)

 

Leave A Reply