Hukum Meninggalkan Sholat Wajib

0

 

Bagaimana hukum meninggalkan sholat wajib yang tidak sengaja, karena suatu sebab sehingga sudah masuk waktu sholat wajib berikutnya, seperti belum sholat ashar namun sudah masuk waktu maghrib?

Orang yang meninggalkan sholat karena sebab (udzur syar’i). Seperti tidur, lupa atau yang semisalnya. Maka cukup baginya mengqodo’nya saja dan tidak ada kafaroh lainnya baginya.[1]Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik bahwa Rosulullah bersabda,
مَنْ نَسِيَ صَلَاةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا
        “Barang siapa yang tidak melaksanakan sholat karena lupa atau ketiduran, maka dendanya adalah melaksanakan sholat tersebut ketika ingat.” (Diriwayatkan oleh Muslim)
Maka cara mengqado’nya telah disebutkan di dalam Kitab Al-Lajanah Da’imah yang diketuai oleh Syaikh bin Baz bahwa hendaknya dia mengerjakan sholat ashar terlebih dahulu, jika waktunya memungkinkan sebelum melaksanakan sholat maghrib secara berjama’ah, karena mengerjakan sholat lima waktu secara tartib (urutan) hukumnya wajib. Akan tetapi jika tidak mungkin untuk melaksanakan sholat ashar dan sudah dikumandangkan iqomat, maka hendaknya ia sholat bersama jama’ah sholat magrib tersebut dengan niat sholat ashar. Jika Imam sudah salam dari sholat magrib, maka dia berdiri menambah satu raka’at lagi kemudian salam. Setelah itu dia bangkt kembali untuk melaksanakan sholat maghrib. Hal ini diperbolehkan karena dalil-dalil syar’I yang ada menunjukkan perbedaan niat antara Imam dan makmun tidak mengapa.[2]


[1]               . Majmu’ syarhul muhazab: 3/15-19
[2]               . Al-Lajnah Daimah: 6/160

 

Leave A Reply