HUKUM MENGAKHIRKAN SHALAT

0
       
           Pertanyaan; Banyak pekerja yang mengakhirkan shalat zuhur dan ashar hingga malam hari dengan alasan mereka sibuk dengan pekerjaannya atau baju mereka najis atau tidak bersih, bagaimana pendapat anda?
        Jawaban; Tidak boleh bagi setiap muslim dan muslimah mengabaikan shalat fardhu dari waktunya, justru wajib bagi mereka melaksanakannya sesuai dengan waktunya berdasarkan kemampuannya.
      Dan pekerjaan bukanlah halangan untuk meninggalkan shalat, begitu juga baju yang najis atau kotor bukanlah halangan.
        Waktu-waktu (pelaksanaan) shalat hendaklah disisihkan dari pekerjaan, bagi seorang pekerja pada waktu tersebut dapat mencuci bajunya yang kena najis atau menggantinya dengan baju yang suci. Adapun pakaian yang kotor tidak mengapa dipakai untuk shalat jika kotornya itu bukan terdiri dari najjis atau terdapat bau yang tidak sedap sehingga mengganggu orang lain yang sedang shalat. Jika kotorannya itu mengganggu orang lain yang shalat baik karena dirinya atau karena baunya, maka wajib baginya untuk mencucinya sebelum shalat atau menggantinya dengan baju yang bersih sehingga dia dapat melakukan shalat berjamaah.
Boleh bagi orang yang berhalangan secara syar’i –seperti orang sakit atau musafir- untuk menggabung (jama’) shalat zuhur dengan ashar atau maghrib dengan isya’ di salah satu waktu keduanya. Sebagaimana terdapat riwayat yang shahih mengenai hal itu dari Rasulallah r, demikian juga boleh menjama’ pada saat hujan dan berlumpur yang memberatkan manusia.

Leave A Reply