Faidah dari Tafsir Adhwaul Bayan (5)

0

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya

orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. Al Hujurat:13)

وقد قدمنا أنه خلق نوع الإنسان على أربعة أنواع مختلفة:
الأول منها: خلقه لا من أنثى ولا من ذكر وهو آدم عليه السلام.
والثاني: خلقه من ذكر بدون أنثى وهو حواء.
والثالث: خلقه من أنثى بدون ذكر وهو عيسى عليه وعلى نبينا الصلاة والسلام.
الرابع: خلقه من ذكر وأنثى وهو سائر الآدميين، وهذا يدل على كمال قدرته جل وعلا.
Dan bahwasanya penciptaan Manusia itu ada 4 macam yang berbeda 
Pertama: diciptakan tidak berasal dari laki2 (ayah) dan perempuan (ibu) yaitu Adam ‘alaihissalam.
Kedua:  diciptakan dari laki-laki saja tanpa dengan perempuan, yaitu Hawa
Ketiga:  diciptakan dari perempuan saja tanpa laki-laki, yaitu nabi Isa ‘alaihissalam
Keempat: diciptakan dari laki-laki dan perempuan, yaitu seluruh keturunan Adam, hal ini menunjukkan kesempurnaan qudrah (kehendak) Allah ta’ala.
(Tafsir Adhwaul Bayan fi Idhohil Qur’an bil Qur’an)
Abu Salman Abdirrahman

Leave A Reply