Faedah dari Tafsir Adhwaul Bayan (3)

0
Surat al Fatihah : 7
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang
dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
(al Fatihah: 7)
لم يبين هنا من هؤلاء الذين أنعم عليهم . وبين ذلك في موضع آخر بقوله : {فَأُوْلَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مّنَ النَّبِيّينَ وَالصّدّيقِينَ وَالشُّهَدَاء وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقاً} .
Tidak dijelaskan disini siapa orang yg telah dianugerahi ni’mat. Tetapi diterangkan dalam ayat yg lain dengan firmanNya:

“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”

(An Nisaa’: 69)
تنبيهان

الأول : يؤخذ من هذه الآية الكريمة صحة إمامة أبي بكر الصدّيق رضي اللَّه عنه ؛ لأنَّه داخل فيمن أمرنا اللَّه في السبع المثاني والقرءان العظيم  أعني الفاتحة  بأن نسأله أن يهدينا صراطهم . فدلّ ذلك على أن صراطهم هو الصراط المستقيم .
Catatan:
Diambil kesimpulan dari ayat yg mulia ini tentang sah-nya kepemimpinan Abu Bakar ash Shiddiq r.a. Karena beliau termasuk dalam orang-orang yg Allah memerintahkan kita di Tujuh Ayat yg Diulang-ulang dan Al Qur’an Yang Agung -yaitu Al Fatihah- untuk mengikuti jalan yg mereka tempuh.
Maka ini menunjukkan bahwa jalan yang mereka tempuh adalah jalan yg lurus.
وذلك في قوله :
Yaitu dalam firmanNya:
{اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّينَ }
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
(al Fatihah: 6-7)
وقد بيّن الذين أنعم عليهم فعد منهم الصديقين . وقد بيّن صلى الله عليه وسلم أن أبا بكر رضي الله عنه من الصديقين ، فاتضح أنه داخل في الذين أنعم اللَّه عليهم، الذين أمرنا اللَّه أن نسأله الهداية إلى صراطهم فلم يبق لبس في أن أبا بكر الصديق رضي اللَّه عنه على الصراط المستقيم ، وأن إمامته حق .
Dan telah dijelaskan sebelumnya bahwa diantara orang-orang yg telah dianugerahi ni’mat itu adalah para shiddiqin. Dan Rosulullah telah menyebutkan bahwa Abu Bakar r.a. termsuk diantara para shiddiqin. Maka jelaslah bahwa beliau termasuk dalam kategori orang-orang yg telah dianugerahi  Allah ni’mat, yg mana Allah memerintahkan kita untuk berdoa mendapatkan hidayah untuk menempuh jalan mereka. Maka tidak tersisa lagi keraguan bahwasanya Abu Bakar r.a. berada diatas jalan yg lurus. Dan bahwasanya kepemimpinannya adalah haq.
Adhwaul Bayan fi Idhohil Qur’an bil Qur’an, li syaikh Muhammad al Amin asy Syinqithi.
Abu Salman Abdirrahman.

Leave A Reply