DIBENCINYA TIDUR SEBELUM ISYA’ DAN NGOBROL SETELAHNYA

0

Berdasarkan hadits:

Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum isya’ dan bercakap-cakap setelahnya. [1]

Al-Hafizh lbnu Hajar Asy-Syafi’i berkata:

“Dibencinya tidur sebelum Isya’ karena dapat melalaikan pelakunya dari shalat isya’ hingga keluar waktunya, adapun bercakapcakap setelahnya yang tidak ada manfaatnya-pent, dapat meyebabkan tidur hingga shalat shubuh dan luput dari shalat malam”. [2]

Kemudian Al-Hafizh menegaskan bahwa larangan bercakap-cakap setetah Isya’ dikhususkan pada percakapan yang tidak ada manfaat dan kebaikan didalamnya.[3]

Adapun percakapan yang bermanfaat maka tidaklah termasuk dalam larangan ini, sebagaimana diterangkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Nabi bersama Abu Bakar pernah bercakap-cakap hingga larut malam karena urusan kaum muslimin. [4]

Dikutip dari: www.ibnumajjah.wordpress.com

——————————————————————————–

1. HR. Bukhari 568 dan Muslim: 647.

2. Fathul Bari 1/278.

3. Fathul Bari 1/278.

4. HR. Tirmidzi 169, Ahmad 1115, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah, 2781.

Leave A Reply