Bertakwa Kepada Allah Ta’ala

0

Bertakwa kepada Allah ta’ala merupakan faidah yang meliputi perkara-perkara yang disebutkan. Maksudnya adalah menyibukkan diri dengan ketaatan kepada Allah, menjauhi kemaksiatan, mengharapkan ketaatan kepada-Nya dan takut terhadap siksa-Nya. Takwa merupakan buah keimanan kepada Allah ta’ala yang paling agung. Takwa memiliki faidah yang sangat banyak, di antaranya:

  1. Kebersamaan Allah dengan hamba-Nya, sebagaimana firman Allah ta’ala:

Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS. An-Nahl: 128).

Kebersamaan Allah dengan hamba membawa konsekuensi hidayah, bimbingan, pemeliharaan, taufik, penerimaan, rahmat, penjagaan dan lain sebagainya.

  1. Keselamatan dari makar musuh walau bagaimanapun besarnya makar mereka, sebagaimana firman Allah ta’ala:

Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. (QS. Ali Imran: 120).

  1. Dapat membedakan antara kebenaran dan kebathilan, sebagaimana firman Allah ta’ala:

Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahan dan mengampuni (dosa-dosa)mu. (QS. Al-Anfal: 29).

Allah akan memberikan kepada orang-orang yang bertakwa cahaya dan furqan (petunjuk) sehingga dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil, antara petunjuk dan kesesatan. Mereka tidak akan sesat, tidak akan menyimpang dan tidak akan jatuh dalam lembah kesesatan yang mereka kira hidayah dan petunjuk.

  1. Dihapuskan kesalahan dan diampuni dosa-dosa. Hal itu berdasarkan ayat di atas dan ayat-ayat yang semakna dengannya. Takwa merupakan sebab terbesar diampuninya dosa dan dihapusnya keburukan dan kesalahan.
  2. Tercurahnya rahmat Allah ta’ala, sebagaimana firman-Nya:

Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-A’raf: 156).

Orang-orang yang bertakwa adalah makhluk yang paling layak mendapatkan curahan rahmat Allah ta’ala.

Orang-orang yang bertakwa adalah makhluk yang paling layak mendapatkan curahan rahmat Allah ta’ala.

  1. Dimasukkan ke dalam surge dan selamat dari adzab neraka, sebagaimana firman Allah ta’ala:

Itulah jannah yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa. (QS. Maryam: 63).

Firman Allah ta’ala juga:

Kemudian kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zhalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. (QS. Maryam: 72).

Ini merupakan konsekuensi dari rahmat Allah. Sebenarnya takwa memiliki buah yang sangat banyak selain yang telah disebutkan, namun bukan di sini tempat untuk membahasnya secara rinci.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

Leave A Reply