Bersiwak

0

Hendaknya seseorang bersiwak setelah bangun dari tidur, berdasarkan contoh dari rasulullah shollaullohu alaihi wassalam:

Tidaklah beliau tidur kecuali siwak berada di dekat kepalanya. Jika terbangun, maka beliau mulai dengan bersiwak.[1]

Siwak berguna untuk mengharumkan mulut dan menghilangkan bau mulut yang telah berubah (tidak sedap) disebabkan tidur. Meskipun demikian, sebaiknya meletakkan siwak di dalam tempat plastic, gulungan kertas, atau yang selainnya agar tidak dihinggapi atau diganggu serangga dan yang semisalnya sehingga tidak membahayakan.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

[1] HR. Ahmad (II/117) dan selainnya dari Ibnu Umar radhiallahu anhu. Ibnu Adi meriwayatkan hadits serupa dalam Al-Kaamil (III/328) dari Ibnu Umar radhiallahu anhu. Lihat kitab Shahihul Jami’ (4872).

Leave A Reply