BERSIHNYA HATI DAN MULUT MEREKA TERHADAP PARA SAHABAT RASUL RADHIYALLAHU ‘ANHUM.

0

 

Oleh
Syaikh Dr Sholeh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan
Dan diantara prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah bersihnya hati dan mulut mereka terhadap para
sahabat Rasul Radhiyallahu ‘anhum sebagaimana hal ini telah digambarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala
ketika mengkisahkan Muhajirin dan Anshar dan pujian-pujian terhadap mereka.

“Artinya : Dan orang-orang yang datang sesudah mereka mengatakan : Ya Allah, ampunilah kami dan
saudara-suadara kami yang telah mendahului kami dalam iman dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami
kebencian kepada orang-orang yang beriman : Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha
Penyayang”. [Al-Hasyr : 10].
Dan sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Janganlah kamu sekali-kali mencela sahabat-sahabatku, maka demi dzat yang jiwaku ditangan-Nya,
kalau seandainya salah seorang diantara kalian menginfakkan emas sebesar gunung uhud, niscaya tidak akan
mencapai segenggam kebaikan salah seorang diantara mereka tidak juga setengahnya”. [Dikeluarkan oleh
Bukhary 3/3673, dan Muslim 6/ Juz 16 hal 92-93 atas Syarah Nawawy]
Berlainan dengan sikap orang-orang ahlul bid’ah baik dari kalangan Rafidhoh maupun Khawarij yang mencela
dan meremehkan keutamaan para sahabat.
Ahlus Sunnah memandang bahwa para khalifah setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Abu
Bakar, kemudian Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhum ajma’in.
Barangsiapa yang mencela salah satu khalifah diantara mereka, maka dia lebih sesat daripada keledai karena
bertentangan dengan nash dan ijma atas kekhalifahan mereka dalam silsilah seperti ini.
[Disalin dari buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah oleh Syaikh Dr Sholeh bin Fauzan bin
Abdullah Al-Fauzan, terbitan Dar Al-Gasem PO Box 6373 Riyadh Saudi Arabia, penerjemah Abu Aasia]
Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1086&bagian=0
(taken from http://almanhaj.or.id)

Leave A Reply