Banyak Bershalawat Kepada Nabi Shollaullohu Alaihi Wassalam

0

Pada hakikatnya, wajibnya bershalawat kepada nabi shollaullohu alaihi wassalam ketika disebut nama beliau akan muncul dari ma’rifah (kefahaman) kepada mukmin.

Firman Allah ta’ala:

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat kepada nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab: 56).

Sabda rasulullah shollaulloh alaihi wassalam:

Orang bakhil adalah orang yang namaku disebut di sisinya, namun ia tidak bershalawat kepadaku.[1]

Disunnahkan memperbanyak shalawat nabi di setiap waktu karena itu merupakan dzikir yang utama. Rasulullah shollaullohu alaihi wassalam bersabda:

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat atasnya sepuluh kali.[2]

Banyak bershalawat atas nabi merupakan sebab terbesar untuk meraih kelapangan hati, kemudahan urusan dan diterangi kuburnya. Bagaimana seorang muslim tidak banyak bershalawat atas nabi shollaullohu alaihi wassalam, sedangkan beliau adalah seorang yang paling ia cintai dan orang yang paling banyak berbuat kebaikan kepadanya. Seluruh kebaikan yang ada di sisinya, merupakan berkah dari dakwah beliau shollaullohu alaihi wassalam. Dengan demikian, banyak bershalawat atas nabi shollaullohu alaihi wassalam merupakan bukti kecintaan kepada beliau dan tanda mengikuti sunnahnya. Ini merupakan adab yang sangat agung kepada rasulullah shollaullohu alaihi wassalam.

Dikutip dari: Ensiklopedi Adab Islam 1; Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid; Pustaka Imam Asy-Syafi’i

[1] HR. Ahmad (I/201), At-Tirmidzi (3546) dan dia menshahihkannya, AthThabrani dalam Al-Kabiir (III/2885) dan lain-lain dari hadits Al-Husain bin Ali. Diriwayatkan juga oleh Al-Baihaqi dalam Asy-Syu’ab (1565) dari Abu Hurairah dan (1566) dari Ali. Silahkan lihat kitab Shahihul Jami’ (2878).

[2] HR. Muslim (308) dari Abu Hurairah radhiallahu anhu.

Leave A Reply