Adab Islam Ketika Bersin

0

Sebagaimana dalam hal mengantuk, islam juga mengajarkan akhlak tentang bersin. Di dalam hadits yang dikemukakan sebelumnya, disebutkan bahwa di antara kewajiban  seorang muslim adalah mendoakan saudaranya yang bersin.

Dari Abu Hurairah ra, bahwa nabi saw bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bersinn dan benci kepada yang mengantuk. Jika ada di antara kalian yang bersin dan memuji nama Allah (mengucapkan Alhamdulillah), maka wajib bagi setiap muslim yang mendengarnya mengucapkan kepadanya yarhamukallah (semoga Allah merahmati anda). Adapun mengantuk sesungguhnya  itu dari setan. Maka jika ada di antara kalian yang mengantuk hendaklah ia melawannya sedapat mungkin. Jika seseorang di antara kalian yang mengantuk maka setan menertawakannya.” (HR. Bukhari).

Di dalam hadits yang lain:

“Jika seseorang di  antara kalian bersin dan mengucapkan Alhamdulillah, maka saudaranya (yang mendengar) mengucapkan doa yarhamukallah, lalu yang bersin itu akan mengucapkan lagi yahdikumullah  wayusliha baalakum.” (HR. Bukhari).

Ucapan doa yarhamukallah, disebut ‘at-tasymit’ ini diucapkan setelah orang yang bersin itu  mengucapkann Alhamdulillah, jika ia tidak membaca Alhamdulillah, maka tidak perlu ada tasymit, seperti sabda rasulullah:

“Jika seseorang di antara kalian bersin dan mengucapkan Alhamdulillah, maka doakanlah (oleh yang mendengar) dengan tasymit itu. Jika tidak membaca Alhamdulillah maka tidak perlu  ditasymitkan.” (HR. Muslim).

Dari Anas ra, katanya, “Dua orang lelaki di sisi nabi saw bersin, maka bertasymitlah salah seorang yang hadir kepada salah seorang yang bersin. Lalu seorang yang tidak ditasymitkan, sedangkan aku tidak.” Rasulullah bersabda. “Dia mengucakan Alhamdulillah, sedang kamu  tidak.” (Muttafaq Alaih).

Akhlak bersin lainnya ialah meletakkan tangan di atas mulut dan merendahkan suara, seperti yang dipraktekkan rasulullah saw,

Dari Abu Hurairah ra, katanya, “Jika rasulullah bersin, maka beliau meletakkan tangannya atau ujung bajunya di atas mulutnya dan merendahkan atau menahan suaranya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Seorang muslim sejati akan menjalankan segala ajaran islam, karena hal itu dapat mendekatkan dirinya pada Allah dan menyakinkan dirinya bahwa islam itu diturunkan untuk memperbaiki segala persoalan manusia.

Dikutip dari: DR. Muhammad Ali Hasyimi; Apakah Anda Berkepribadian Muslim?; Gema Insani Press

 

Leave A Reply