Pengaruh Teman Terhadap Manusia

0

Dari Abi Musa Al Asy’ary radhiallahu anhu berkata: Bersabda Rasulullah shollaullohu alaihi wassalam: “ Bahwasanya permisalan teman duduk yang baik dan yang buruk seperti penjual minyak wangi dan tukang besi.

Penjual minyak wangi bisa memberimu atau kamu membeli darinya atau kamu turut mendapatkan bau wanginya. Sedang tukang besi bisa membakar bajumu atau kamu ikut mendapatkan bau tak sedap” (HR Bukhari)([1])

 

Perowi Hadits:

Abu Musa Abdullah bin Qais bin Muslim al Asy’ari radhiallahu anhu seorang sahabat terkenal, memerintah Kufah, meninggal tahun 50 H.

Makna Secara Umum:

Dalam hadits tersebut terdapat dalil bahwa bergaul dengan orang-orang sholeh dan berakhlak mulia memiliki pengaruh pada kebaikan seseorang dan setiap teman akan mencontoh temannya. Sebaliknya bergaul dengan orang-orang hina dan jahat menjerumuskan pada kecelakaan manusia. Rasul shollaullohu alaihi wassalam memberikan dua permisalan yang gamblang untuk mejelaskan hal itu.

 

Tuntunan-Tuntunan:
1. Perhatian Islam untuk mengarahkan pemeluknya kepada mempergauli orang-orang sholeh

  1. Seseorang terpengaruh dengan teman dekatnya dalam kebaikan atau keburukan
  2. Semangat untuk berteman dengan orang-orang baik.
  3. Diantara faedah berteman dengan orang-orang sholeh mereka dapat membantu manusia pada kebaikan dan memperingatkan dari keburukan
  4. Seorang muslim waspada dari berkawan dengan orang-orang yang mempunyai kebiasaan buruk. Misalnya meninggalkan sholat, merokok dan sebagainya

Dikutip dari: Hadits Level Pertama; Islamic Propagation Office In Rabwah.

([1] ) Shohih Bukhori hadits no : 5330.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.